Sunday, 20 May 2018

Davinci Resolve Studio 15


Davinci Resolve 15 Studio adalah versi terbaru dengan upgrade secara besar dan masif. Blackmagic merombak total program ini yang awalnya sebagai software color grading menjadi sebuah software video & audio editing, visual & sound effects, serta motion graphics & compositing kedalam satu paket.

Dengan terintegrasinya Fusion dan Fairlight membuat workflow editing semakin mudah.

Software ini dirilis dalam 2 jenis yaitu Davinci Resolve (versi lite yang gratis) dan Davinci Resolve Studio (versi berbayar). Versi berbayar memiliki beberapa keunggulan seperti efek tambahan, support lebih terhadap komputer high-end, dan lebih ditujukan untuk projek besar.

Jika anda pengguna kamera Blackmagic maka anda akan mendapatkan juga license Davinci Resolve Studio dan free upgrade ke versi terbaru.

Produk ini terdapat 3 versi OS yaitu untuk Windows, Linux, dan Mac. Yang saya share di sini adalah versi Windows.

----------------------------------------------------

DaVinci Resolve 15 is the world’s first solution that combines professional offline and online editing, color correction, audio post production and now visual effects all in one software tool! You get unlimited creative flexibility because DaVinci Resolve 15 makes it easy for individual artists to explore different toolsets. It also lets you collaborate and bring people with different creative talents together. With a single click, you can instantly move between editing, color, effects, and audio. Plus, you never have to export or translate files between separate software tools because, with DaVinci Resolve 15, everything is in the same software application! DaVinci Resolve 15 is the only post production software designed for true collaboration. Multiple editors, assistants, colorists, VFX artists and sound designers can all work on the same project at the same time! Whether you’re an individual artist, or part of a larger collaborative team, it’s easy to see why DaVinci Resolve 15 is the standard for high end post production and is used for finishing more Hollywood feature films, episodic television programing and TV commercials than any other software.

Professional Editing
DaVinci Resolve includes everything professional editors need to cut blockbuster films, television shows, and commercials. It’s perfect for both offline and online editing. The high performance playback engine makes editing and trimming incredibly fast, even for processor intensive formats such as H.264 and RAW.

Fusion Effects
Fusion brings the world’s most advanced compositing software for visual effects artists and motion graphic animators right into DaVinci Resolve! So now you can create cinematic feature film quality visual effects and stunning broadcast motion graphic animations without having to switch software applications!

Color Correction
DaVinci Resolve has been used on more feature films and television shows than any other grading system! You get the industry’s most powerful primary and secondary correction tools, advanced curve editor, tracking and stabilization, noise reduction and grain tools, ResolveFX and more.

Fairlight Audio
With Fairlight audio built in, you get a complete digital audio workstation with professional mixer, automation, metering, monitoring, sample level editing, new ADR tools, a sound library database, native audio plug-ins and more! You can even mix down and master to multiple formats, including 3D audio space formats such as 5.1, 7.1 and even 22.2!

Multi User Collaboration
DaVinci Resolve 15 completely redefines post production workflows! Assistant editors can prepare footage while editors cut the picture, colorists grade the shots, effects artists work on VFX, and sound editors mix and finish audio, all in the same project at the same time! You no longer have to waste time conforming and you no longer have to wait for a locked edit before starting color and audio work! That means picture editors, visual effects artists, colorists, and sound editors can now work in parallel, leaving more time for everyone to be creative!

DaVinci Resolve 15 Studio Public Beta 3 (Update)
This beta update adds the ability to edit subclips directly from the timeline, import audio only AAF timelines, and adds new APIs for Python and LUA scripting. In addition, DaVinci Resolve 15 Studio Public Beta 3 adds support for DCP compliant composition naming as well as support for decoding DCP packages with stereoscopic 3D or 96kHz audio content. This update also improves the responsiveness of OpenFX and ResolveFX on-screen controls, and features dozens of general performance and stability improvements.


Download DaVinci Resolve 15 Studio Public Beta 3

How to install
  1. Install the Davinci Resolve Studio 15 program
  2. Turn off antivirus
  3. Copy the patch/crack file to the folder with Davinci Resolve Studio installed
  4. Run the patch file as administrator
  5. Click patch and done
  6. Ready to use

Baca SelengkapnyaDavinci Resolve Studio 15

Thursday, 17 May 2018

Lynda: Learning DaVinci Resolve 14 With Exercises File


DaVinci Resolve is a fully-featured video post-production package that allows users to edit, color correct, color grade, and render a video project—all in the same package. In this course, learn how to get started with editing, color correcting, and audio mixing in DaVinci Resolve 14. Instructor Patrick Inhofer kicks off the course by covering some fundamental concepts, including how to set up a project in DaVinci Resolve 14, how to create and work with bins, and how to work with the Color page. Patrick then helps you get comfortable in DaVinci Resolve by familiarizing you with essential system, user, and project preferences. He also shares how to create Smart Bins; work with the Edit page; leverage tools that help you evaluate saturation and contrast; render to nonlinear editors from DaVinci Resolve 14; and more.

Topics include:
  • Setting up a project and key preferences
  • Organizing your media
  • Editing to the timeline
  • Color correcting to fix problems and add effects
  • Copying color corrections across clips
  • Making targeted fixes
  • Mixing audio
  • Using audio busses
  • Rendering to nonlinear editors

Download:
Baca SelengkapnyaLynda: Learning DaVinci Resolve 14 With Exercises File

Review IEM Toneking TS1


Kali ini saya sedang mencari IEM murah meriah, dan pilihan jatuh kepada Toneking TS1. Setelah burn in 50 jam dan mendengarkan berbagai lagu berikut impresi saya.

Kelengkapan:

Dusnya kecil, kita mendapatkan IEMnya sendiri, hard case warna hitam, dan ear tips dengan beberapa ukuran.

Build:

Material body yang digunakan adalah plastik dengan sedikit tembus pandang, jadi kita dapat lihat drivernya. Cukup solid dan kokoh saat dipakai.

Untuk kabelnya standar dan tidak spesial. Kabel tidak dapat dilepas.

Sedangkan ear tips nya berbahan silicon. Kualitasnya kurang bagus menurut saya. Lebih baik ganti dengan yang lain misal SpinFit.

Performa:

Bass - Bisa sangat deep, terkontrol, namun kurang punchy dan cenderung kering (3/5)
Mid - Biasa saja, tidak spesial (2/5)
High - Baik, tajam dan detail, namun sedikit menusuk (3/5)
Clarity - Keunggulan IEM ini adalah clarity dan separasi yang baik (4/5)
Staging - Headstage yang luas untuk sebuah IEM (4/5)
Musicality - Kurang mengayun, coloring terjadi di sektor frekuensi atas (3/5)

Untuk mendengarkan lagu instrument non vokal IEM ini sangat cocok, tapi untuk bergenre vokal kurang baik karena cukup sering sibilance.


Baca SelengkapnyaReview IEM Toneking TS1

Wednesday, 19 October 2016

Kelemahan Vario 125 eSP

Vario menjadi salah satu primadona bagi pengguna matic honda. Setelah 3 bulan menggunakannya saya merasa sudah cukup untuk mengetahui apa saja sensasinya.

Kenapa saya hanya membahas kekurangannya? Karena review kelebihannya sudah banyak beredar di internet jadi saya rasa sudah cukup.

Kualitas material bodi yang jelek

Sangat mudah untuk membuat goresan di bodi Vario eSP ini. Tidak perlu memiliki kuku tajam, kuku tumpul pun bisa dengan mudah membuat goresan di berbagai tempat di bodi Vario ini.

Saat parkir dan bersentuhan dengan motor lain pun goresan langsung muncul seketika.

Warna mudah kusam, ya. Terutama untuk warna-warna cerah seperti putih akan cepat pudar.

Key shutter gampang rusak

Cara kerja kunci kontak Vario ini otomatis menutup ketika kunci stang di aktifkan. Masalahnya saya beberapa kali mendapati tidak otomatis tertutup, jadi harus saya tutup secara manual juga.

Lampu rem gampang mati

Saya sering mendapati pengguna Vario eSP dijalan lampu belakangnya sudah pada mati meskipun plat baru keluar beberapa bulan.

Dek kaki kurang lebar

Bagi yang suka bawa barang mungkin merasa kurang luas jika dibanding matik lainnya.

Lampu kurang terang

Menggunakan lampu LED tapi watt kecil. Low 2 x 2,6 watt dan high 2 x 5,2 watt. Kurang terang menurut saya. Harusnya low 2 x 5 watt dan high 2 x 10 watt.

Apalagi harganya mahal diatas 700 ribu 1 setnya. Tidak worth it lah...
Baca SelengkapnyaKelemahan Vario 125 eSP

Sunday, 16 October 2016

Sayang Motor? Jangan Pakai MPX 2

Bagi pemilik motor matic honda pasti tahu bahwa MPX adalah oli standar dari AHM. Saat service pertama kali maka akan dapat gratis oli ini.

Ketika kita menggunakan oli lain (seperti shell, motul, repsol, castrol, pertamina, dll) maka garansi mesin dianggap hangus. Ironisnya banyak user yang menggunakan oli lain disebabkan ketidakpuasan akan oli bawaan.

Keluhan umum ketika menggunakan oli MPX adalah suara mesin yang kasar, tarikan berat, oli menguap cepat, dan mudah hitam walau belum diganti lama.

Umumnya para pengguna oli standar menyiasati dengan cara mempercepat interval pergantian oli, seperti ganti setiap 1000-1500km sekali.

Sebagian lagi memilih menggunakan oli lain yang lebih bagus walau harus ditebus dengan harga mahal. Karena keuntungan yang didapat lebih banyak ketimbang duit yang dikeluarkan.

Banyak juga yang menggunakan oli mobil di motor matic karena memiliki ketahanan yang lebih baik sehingga tidak sedikit-sedikit ganti oli.

Buruknya MPX bukan hanya dialami 1 atau 2 orang saja, tapi sudah berjamaah alias rahasia umum.

Saya sendiri memiliki Vario eSP dan ketika menggunakan oli MPX 2 ini hanya nyaman 300km pertama saja, selebihnya mesin kasar serta performa drop saat mesin panas seperti saat macet.

Akhir kata, sayang motor? jangan pakai MPX 2. Matic adalah kenyamanan, kalo gak nyaman ngapain beli matic...?
Baca SelengkapnyaSayang Motor? Jangan Pakai MPX 2

Saturday, 24 September 2016

Review Headphone Audio Technica ATH-M40x

Semenjak pergi dari rumah untuk mengadu nasib di kota lain saya memutuskan mencari sesuatu yang sesuai untuk kebutuhan mendengarkan musik. Selama ini saya lebih bermain di kancah speaker, tetapi speaker akan repot saat harus pindahan dan memakan tempat. Belum lagi harus mengatur spot dan akustik ruangan kamar agar suara balance.

Akhirnya diputuskan mencari headphone. Kriterianya sederhana saja yaitu suara yang dihasilkan harus cukup flat. Akhirnya pilihan jatuh kepada Audio Technica ATH-M40x. Budget juga sesuai, langsung beli dan burn in 100 jam kayaknya cukup.

M40x termasuk kategori headphone monitor, yaitu headphone yang ditujukan untuk keperluan studio untuk melakukan monitoring rekaman, editing, dll. Headphone tipe ini seharusnya dibuat menghasilkan suara se-flat mungkin dan tanpa coloring agar audio engineer dapat menghasilkan suara yang pas.

TypeClosed-back dynamic
Driver Diameter40 mm
MagnetNeodymium
Voice CoilCCAW (Copper-clad aluminum wire)
Frequency Response15 - 24,000 Hz
Maximum Input Power1,600 mW at 1 kHz
Sensitivity98 dB
Impedance35 ohms
Weight240 g (8.5 oz), without cable and connector


Kelengkapan:

Dusnya cukup besar, selain headphone itu sendiri kita mendapatkan 2 buah kabel 3,5 mm (panjangnya 1,2 m dan 3 m), jack converter 3,5 mm ke 6,3 mm, dan pouch warna hitam. Selain itu ada buku garansi dan manual.

Build:

Desainnya baik dan terlihat seperti lebih bagus dari harganya. Untuk earpadnya sendiri cukup empuk dan nyaman untuk dipakai berjam-jam. Earcupnya pun dapat diputar 90°. Dapat ditekuk sehingga mudah dimasukkan ke pouch.

Performa:

Banyak yang mengatakan M40x lebih flat ketimbang kakaknya yaitu M50x, saya tidak tahu karena tidak pernah mencoba M50x. Tapi menurut pendengaran saya M40x cukup flat.

Headphone ini lumayan mudah didrive. Saya menggunakan DAC Musiland Monitor 01 US dengan konektor USB 3.0 untuk daily cukup volume 16-18 saja, volume 20 sudah sangat keras suaranya, karena memang DAC ini cukup besar power outputnya.

Sementara saat ditest menggunakan soundcard onboard realtek cukup volume 50 saja dan dibeberapa kesempatan harus set di volume 90 seperti saat saya memainkan "Nightwish - Showtime, Storytime (Live Wacken Open Air)". Kalau digunakan ke portable player mungkin akan memakan baterai jika tanpa amp tambahan untuk mengangkat.

Suara yang dihasilkan sangat pas antara low, mid, dan high. Variasi genre lagu saya gunakan untuk mengetahui karakter M40x.

M40x bertipe close, yang artinya adanya isolasi udara membuat suara dari luar tidak terdengar ke dalam. Tentu saja kita tidak bisa membandingan dengan headphone yang bertipe open.

Kesimpulan:

Audio Technica ATH-M40x sangat pantas untuk dimiliki. Dengan output yang cukup flat, penampilan baik, nyaman, dan cocok digunakan untuk mendengar musik berbagai genre. M40x juga dikatakan Audio Technica terlalu baik hati memberi harga. Bagi saya pribadi dapat barang berkualitas tapi harga dibawah namanya keuntungan pembeli.
Baca SelengkapnyaReview Headphone Audio Technica ATH-M40x

Friday, 12 August 2016

List Iklan Telkom Speedy (Ads Block)

Rakus adalah satu kata yang tepat bagi BUMN Telkom. Perusahaan ini melakukan inject iklan kepada para usernya. Bagi user ini adalah musibah karena mereka membayar bukan untuk melihat iklan. Jelas masalah sekuriti juga hal yang disorot atas injeksi ini.

Para pemilik web jelas sangat dirugikan, karena selain memperjelek tampilan juga menambah waktu load. Server Telkom yang sangat lemot sering kali membuat browser loading terus hanya untuk sekedar menampilkan iklan Telkom sendiri.

Terkadang iklan Telkom ini juga muncul selain di browser. Saya pernah melihat iklan Telkom juga muncul di beberapa game online. Ya karena game online membutuhkan koneksi internet jadi tidak heran jika injeksi ini juga jalan.

Berikut daftar URL yang wajib anda blokir. Anda bebas menggunakan aplikasi pihak ketiga maupun add on browser seperti AdBlock Plus, Adguard, Ghostery, atau ┬ÁBlock Origin untuk memblokirnya. Beberapa antivirus juga menyediakan fasilitas custom blokir yang bisa anda manfaatkan. Anda juga bisa memanfaatkan file hosts windows untuk redirect loop ke localhost.
a01.uadexchange.com/*
cfs.u-ad.info/*
cfs.u-zone.info/*
cfs.uzone.id/*
cfs2.uzone.id/*
mercusuar.uzone.id/*
u-ad.info/*
uzone.id/*
v3.mercusuar.uzone.id/*
Note: tanda bintang (*) adalah wildcard, anda sesuaikan dengan aplikasi yang anda gunakan.

List akan saya update setiap ada URL baru, semua demi kenyamanan kita semua.

Baca SelengkapnyaList Iklan Telkom Speedy (Ads Block)